ASSALAMUALAIKUM..
WELCOME TO MY BLOG !
have fun with my blog..
i hope you enjoy the story, the song and the content of it !
thanks for visiting :)
see yaa

About Me

Foto saya
seorang anak perempuan berumur 16 tahun yang selalu senang mencoba hal baru di setiap hari nya. dan disinilah iya bercerita.

This BLOG

Daisypath Vacation tickers
Tampilkan postingan dengan label New Spirit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label New Spirit. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Januari 2011

MBRASS GO TO IOMBC 2011

HAAYYOOOO HEYYAAAA HEEYYHOOO

muups yups lama ga pusting -____-
orang sibuk mah..beh beda ckck *belagu*

tau ga sih?
-engga
egok gue belum nanya!
-lah tadi udah
prolog duduls
-ouchs ngomong dums
simbeleketek emang lu
-lah elu kamfret
wah nyari ribut?!!
-ayo..sape takut
gilak
-elu sarap
eh gue mau posting kapan mulainya neehh
-lah mulai lah sok atuh -.-
yaudah.. awas awas minggir


maap yeh krikrikrik -_____________________-''

oke. lets start.

you know what?
akhir akhir ini kegiatan apa yang menyibukan hari hari gue pulang sekolah?

yaps, gue latihan ekskul mabroo
udah tau ekskul gue belum?
yaya.. di SMA 68 ini, gue bergabung dengan ekskul
MARCHING BAND

dunia yang gue pernah geluti pas gue kelas 3SD sampe 5SD

tapi ini unit marching yang berbeda ya
MARCHING BAND 68 punya nama yaitu
MBRASS 68



nah, mulai awal masuk sekolah bulan januari ini nih, kita intensif latihan buat ikut

tanggal 19-20 Februari mendatang :D

dulunya kompetisi ini bernama DMC (Darunnajah Marching Band Competition)
hmm wait, DMC?

aih.. kau bakal rasain bagaimana euforia itu datang lagi tam
haaahhh :) :)) :)))

yaps, gue pernah ngerasain bagaimana rasanya bermain di lantai istora :') bersama unit gue saat itu Drum Band Gita Catur Wiratama.. saat itu gue kelas 5SD.
DMC kedua, pada Februari 2006, divisi Junior..

dan dan dan.. gue ga sabar buat nunggu saat itu tiba (lagi) main di istora, ngerasain dingin yang berbeda pada leher lo, saat semua mata penonton tertuju pada lo. aih -.- mantap.

dan gue SEMANGAT buat ngadepin itu lagiii oh yeah !
makanya latihan sampe ga kenal tidur sama makan *WAHAHAHAHA*

Doain MBRASS 68 biar menang lagi seperti 2 tahun berturut turut sebelumnyaaa :) biar buat bangga SMAN 68 + ngembaliin piala bergilir itu terpampang di 68 (lagi) ;D

apalagi, gue makin cinteh gileh sama MBRASS angkatan gue, #MBRASS25 (angkatan 25)
berawal dari kebersamaan di pelantikan yang unyu cekaliiii

this is us


Dan kemarin sabtu minggu (15-16Jan) kita ngadain TC (Training Camp) di GOR OTISTA..
seru abis..
lawak abis..
cape abis.. -____-
ngantuk parah wahahahahaha

tapi itu semuanya ga memudarkan senyum dan semangat kita kawan hehehe
walaupun harus seperti ini di minggu pagi saat istirahat minum yang cuma 10 menit wkwk..


serunya cenat cenut lah pokoknya HAHAHAHAHAH
*apasih taaaammmmss*
zzzz

oke :) SEE YAA !
WISH US LUCK FOR IOMBC 2011
GO FIGHT WIN !!!!!!!!


17 Februari 2011

Minggu, 02 Januari 2011

NEW YEAR :)

hey guys..gals..
i'm back !
and..


how was your new year's eve?
is it great? is it be nice?
how about your resolution in 2011 ?


hmm..
i just wanna share about something that i want in this year.
but, before that, let me tell something about this life, about my life, about the life that already I lead a year ago..
lets start..

the only choice that I have, maybe..


yeah, life is so hard, girl!

sometimes, there's something that not seems like what we see


It's hard to wait around for something you know might never happen; but it's even harder to give up when you know it's everything you want.

I've failed but I smile .. :)

So many failures that I got in last year. But, the show must go on, right? yeah it's hurt, but smile can relieve it...
keep smile and always be grateful to God...
thanks Allah for every gift you gave to me... :)

what i really need?


i just need some luck ;)

Hope so..


I hope the sun shines and It’s a beautiful day..
Something makes you remember and wish you had stayed...


and last, for this year, i really really want to get SCIENCE CLASS



and made me closer to the medical school at university of Indonesia (AMIN)
*yaAllah, biarkan saya disini tahun 2013 nanti*


don't forget to do this ! *must and always*



SOME MOTIVATION FOR US :) HAVE A NICE YEARS EVERYBODY !








GO GO GO CHINTAMY !
show the best that you can do!
Be yourself !
make a person who loves you proud!
You can do it !
KEEP SPIRIT AND SMILING :)
DO YOUR BEST !


January, 02, 2011 ^^

Rabu, 29 Desember 2010

Sedikit renungan untuk kita, para calon dokter di masa depan..(amin)

Seorang anak perempuan dengan impian masa depannya, kembali hadir mengisi entri pada postingan blognya..
mari berbagi :) *baca sampai habis yaa*


Jika kamu ingin menjadi dokter untuk bisa kaya raya, maka segeralah kemasi barang-barang kamu. Mungkin fakultas ekonomi lebih tepat untuk mendidik kamu menjadi businessman atau auditor yang bergelimang rupiah daripada kamu harus mengorbankan pasien dan keluarga kamu sendiri demi mengejar kekayaan.

Jika kamu ingin menjadi dokter untuk mendapatkan kedudukan sosial tinggi di masyarakat, dipuja dan didewakan, maka silahkan kembali ke Mesir ribuan tahun yang lalu dan jadilah fir’aun di sana. Daripada kamu di sini harus menjadi arogan dan merendahkan orang lain di sekitar kamu hanya agar kamu terkesan paling berharga.

Jika kamu ingin menjadi dokter untuk memudahkan mencari jodoh atau menarik perhatian calon mertua, mungkin lebih baik kamu mencari agency selebritis yang akan mengorbitkan kamu sehingga menjadi artis pujaan para wanita. Daripada kamu bersembunyi di balik topeng klimis dan jas putih necis, sementara kamu alfa dari makna dokter yang sesungguhnya.

Dokter tidak diciptakan untuk itu, kawan.

Memilih menjadi dokter bukan sekadar agar bisa bergaya dengan mobil keluaran terbaru, bukan sekadar bisa terihat tampan dengan jas putih kebanggaan, bukan sekadar agar para tetangga terbungkuk-bungkuk hormat melihat kita lewat.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengabdian.
Mengabdi pada masyarakat yang masih akrab dengan busung lapar dan gizi buruk. Mengabdi pada masyarakat yang masih sering mengunjungi dukun ketika anaknya demam tinggi.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan empati,
ketika dengan lembut kita merangkul dan menguatkan seorang bapak tua yang baru saja kehilangan anaknya karena malaria.

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kemanusiaan,
ketika kita tergerak mengabdikan diri dalam tim medis penanggulangan bencana yang mungkin dengan bayaran cuma-cuma.

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kepedulian,
saat kita terpaku dalam sujud-sujud panjang, mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan pasien-pasien kita.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan kasih sayang,
ketika dengan sepenuh cinta kita mengusap lembut rambut seorang anak dengan leukemia dan berbisik lembut di telinganya,”dik, mau diceritain dongeng nggak sama om dokter?”

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan ketegasan,
ketika sebuah perusahaan farmasi menjanjikan komisi besar untuk target penjualan obat-obatnya, lalu dengan tetap tersenyum kita mantap berkata, “maaf, saya tidak mungkin mengkhianati pasien dan hati nurani saya”

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengorbanan,
saat tengah malam tetangga dari kampung sebelah dengan panik mengetuk pintu rumah kita karena anaknya demam dan kejang-kejang. Lalu dengan ikhlas kita beranjak meninggalkan hangatnya peraduan menembus pekat dan dinginnya malam.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan terjal lagi mendaki untuk meraih cita-cita kita.
Bukan, bukan kekayaan atau penghormatan manusia yang kita cari. Tapi pengorbanan, pengabdian serta ridha Allah lah yang senantiasa kita perjuangkan.
Ya,
memilih menjadi dokter adalah memilih jalan menuju surga, tempat di mana dokter sudah tidak perlu lagi ada…


Maaf, Ini bukan provokasi untuk menjadi dokter miskin, bukan juga mengatakan bahwa dokter tidak perlu penghormatan atau hal-hal duniawi lainnya. Tulisan ini hanya sekadar sebuah nasihat untuk diri sendiri, para calon dokter di bangku kuliahnya dan semua para pelajar SMA yang mempunyai tujuan yang sama denganku, untuk meluruskan kembali niat kita dalam menjadi seorang dokter. Aku sendiri tak mengerti, entah apa yang mendorongku untuk merenungkan ini dan mencoba menumpahkannya pada sebuah tulisan panjang di postingan blog. Satu hal yang pasti, setiap amalan tergantung pada niatnya :)

Silakan menjadi kaya, silakan menjadi terhormat, asal jangan itu yang menjadi tujuan kita. Dokter terlalu rendah jika diniatkan hanya untuk keuntungan duniawi semata. Mungkin akan sangat susah untuk menggenggam erat idealisme ini nantinya. Namun aku yakin, jika ada kemauan yang kuat dan niat yang tepat, idealisme ini akan terbawa sampai mati. Yakinlah, Allah tidak akan pernah salah menilai setiap usaha dan perjuangan hamba-hamba-Nya. Tidak akan pernah.

Selanjutnya, tak lupa juga ingin membahas yang satu ini. Bolehkan berbagi satu hal lagi? Mari mengingat adanya ini kawan :)
“SUMPAH DOKTER”

Demi Allah, saya bersumpah bahwa :

Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan;

Saya akan memberikan kepada guru-guru saya penghormatan dan pernyataan terima kasih yang selayaknya;

Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara yang berhormat dan ber­moral tinggi, sesuai dengan martabat pekerjaan saya;

Kesehatan penderita senantiasa akan saya utamakan;

Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerja­an saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter;

Saya akan memelihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan kedokteran;

Saya akan memperlakukan teman sejawat saya sebagai mana saya sendiri ingin diperlakukan;

Dalam menunaikan kewajiban terhadap penderita, saya akan berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya saya tidak terpengaruh oleh pertimbang an keagamaan, kebangsaan, kesukuan, politik kepartaian atau kedudukan sosial;

Saya akan menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan;

Sekalipun diancam, saya tidak akan mempergunakan pengetahuan ke­dokteran saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan;

Saya ikrarkan sumpah ini dengan sungguh-sungguh dan dengan memper­taruhkan kehormatan diri saya.

Heyy para mahasiswa mahasiswi fakultas kedokteran dan semua para pelajar SMA yang mempunyai tujuan yang sama denganku...

inilah sumpah yang akan kita, (aku) dan kalian ikrarkan kelak (amin), sumpah sakral yang sungguh akan dapat meluluhkan hati siapa saja yang memahaminya. sekilas, sumpah diatas terlihat biasa. tetapi, lihatlah kata-kata itu dengan pemahaman, teman. disana akan kamu rasakan bahwa amanah itu tidaklah ringan. sumpah yang akan diucapkan bukanlah sumpah biasa. sumpah yang akan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan Allah.

Taukah? Pertama kali aku membaca itu di sebuah halaman wikipedia, ada perasaan tumpang tindih menggetarkan hati ini, tersenyum kecil dan merinding membayangkan kalau suatu hari nanti mungkin kata kata itu akan dilafalkan dari mulutku sendiri.

Teman, menjadi seorang dokter tidaklah mudah. Profesi ini membutuhkan keseriusan, skill, komitmen, kerja keras, pengorbanan, tanggung jawab, dan jiwa sosial yang tinggi. Memilih jalan dokter, berarti memilih jalan pengabdian, dimana kita akan mengabdikan hidup kita demi kepentingan masyarakat, demi kepentingan perikemanusiaan :). dokter bukanlah profesi asal-asalan. profesi ini membutuhkan komitmen yang harus dilakukan dengan cara yang terhormat dan bermoral tinggi. bukan mencari penghormatan, bukan pula mencari keuntungan diatas isak tangis penderitaan rakyat.
"dokter yang sukses tidaklah dinilai dari seberapa banyak uang yang dihasilkannya, tapi dari seberapa besar kontribusinya untuk masyarakat, bangsa, negara, dan perikemanusiaan"

Ayo belajarlah, belajarlah bukan untuk terlihat pandai di mata orang lain atau hanya untuk mendapat nilai ujian yang besar, tapi belajarlah untuk menjadi seorang dokter yang baik..
tapi untukku, mungkin saat ini aku akan mencoba belajar, berusaha lebih baik lagi untuk bisa menjadi mahasiswi sebuah fakultas kedokteran..tahun 2013 nanti :)

Mari belajar dan berusaha mencapai apa akan kita pertanggungjawabkan, apa yang (jika Allah mengizinkan) akan kita (aku dan kalian) ikrarkan kelak suatu hari nanti, sumpah dokter... :)

Di sebuah siang yang sejuk, di sebuah bangku taman villa keluargaku yang tepat berada di belakang rumah sakit paru paru cisarua bogor (tempat dimana aku harus selalu datang 4bulan sekali untuk sebuah perawatan)
29 Desember 2010

Minggu, 26 Desember 2010

Raise Up, Girl !

“When one door closes another door opens, but we so often look so long and so regretfully upon the closed door, that we do not see the ones which open for us.”
- Alexander Graham Bell -

“When one door of happiness closes, another opens; but often we look so long at the closed door that we do not see the one, which has been opened for us.”
- Helen Keller -

These two quotes are so true! Read them again, they both say:
When one door closes another door opens.


People are too often attached to the past, to what they are familiar with, and therefore miss opportunities that stand right in front of them. Doors may close, but there are always unlimited numbers of doors – new opportunities. The world is full of opportunities, if we could only see them. The Infinite Power is infinite, and so the possibilities are without number.

Not every plan works out, there are losses and failures, there are problems in relationships, loss of money or job, sometimes unpleasant things happen. We don’t always have control over these happenings, but we can exercise control over our attention and attitude. When one of these things happens and we focus our attention on the loss – the closed door, we see only a closed door with the resultant frustration and unhappiness, but if we could only move our sight and attention away from the closed door, we might be surprised to discover a row of open new doors.

It might not be so easy to move our eyes elsewhere due various reasons, such as attachment to the old and familiar, and fear of the new and the unknown.

Many find it difficult to stop their stream of controlled thoughts, and consequently their mind keep focusing on the loss, failure, and frustration – the door that has closed. Will these thoughts help in anything, except of creating suffering and preventing any change and improvement?

Okay Tatamsi, you've to raise up, cheer up your self, and look for another doors! :)



12.08 - December 26, 2010